Puisi Anis Untukku…
November 24, 2005
Say, if I ever walk for a while Walk far far away-
Above the sky, far beyond your sight
May be on the other side of the moon.
“Will you look for me?”
Will you say, “Di mana Sayang, Ke mana?”
I will smile,
You don’t see me;
I see you all the time.
“Sini sini, ke sini; look up the sky”,
I’ll whisper You won’t hear.
Don’t think I’m not with you,
Don’t think I’m lost.
Please forget me not-
‘Cause I’m the trail you left behind,
I’m the past you followed through.
I watch you smile,
I watch you happy,
I watch you with your new lives.
I watch with tears in my eyes;
tears of joy From far above the sky;
Your happiness is my pride.
Do you hear my voice?
Its thin and unknown,
May be you never knew it,
Its not the one that you once knew.
Can I live without breath?
If breath Is breathed, does it come back to life?
You are my breath, when I lose my breath Know that I have gone for a walk;
On the other side of the earth.
Say, after million of years You meet me somewhere,
someday You wont have the time to talk to me,
You wont have the urge to ask me“how are you?”
I’ll be sitting on the bench; looking at you,
You will be with your lives Never looking at me.
The park is empty, and me, sitting on the bench; lonely.
You will have everything, where your Sayang is a memory.
Please know that I am looking at you, You don’t have to look at me.
You have your lives to look at,
Much more precious,
Just like the ones I wanted once.
Take care of your lives,
May be I’m one of them,
One that you knew for a while Once long long time back.
I will be with you, Watching you happy, with your lives.
While you will be walking past me
I’ll be saying “here I am”
Far above the sky!…
—————-
Setahun lebih yang lalu, anis ketik ini di komputerku. butuh 2 hari baru ku menyadarinya.. setiap membacanya hingga sekarang; air mataku menetes dan hatiku sungguh perih… Semalam dia penggal beberapa kata2 didalamnya dan dia ucapkan lagi, baru kembali kuingat puisi ini… ……..Does he loves me? what should I do? what do you think?………
Lebaran II di Negeri Orang
November 7, 2005
Sebenarnya aku berfikir untuk tidak memposting apapun hari ini…
tapi sayang sekali jika kesempatan yang mungkin jarang kuperoleh ini kulewatkan untuk dicatat…paling tidak hanya untuk kusimpan dan mungkinkelak ku baca…
Hari ini 3 Nov 05, Kali kedua aku berlebaran di negeri orang.. nothing special..paling nggak dalam hal perasaan. setelah kegagalan kemarin hatiku sudah berhasil ‘di kompromikan’ untuk kembali menikmati hari fitri di sini tahun ini.
Sejak siang kemarin sudah kusiapkan berbagai rupa ‘menu’ yg sedemikian rupa sehingga bisa membuat aku ‘lupa’ kalau aku jauh dari rumah. Ku masak semua jenis masakan yg lekat dengan lebaran2 yg pernah kunikmati bersama keluargaku sebelum dua tahun belakangan ini. haha, ya, kurencanakan dengan sangat matang semua itu beberapa hari sebelum saatnya tiba…
Ketupat ‘palsu’; opor sayap; sambel goreng hati (ini yg paling mendekati :); sayur buncis telur puyuh; rendang; capcay; mie schotel; mie goreng; iga kambing bakar; lengkap dengan kerupuk, buah, pudding, pisang molen, kue2 kecil: kastengeels, ‘putra’ salju, lidah gorilla, kacang goreng, es kopyor, tom yam dan soft drinks akhirnya tersaji di meja. semua terlaksana berkat dukungan, bantuan dan potlak’an (potlak or pot-luck adalah kebiasaan dengan nama yg baru yang baru kudengar disini: artinya makan2 dimana semua orang yg datang membawa’sesuatu’ untuk di share, dan mereka harus membawa their own piring, sendok garpu dan gelas, sehingga tidak ada tuan rumah yang direpotkan.menarik!) kawan2 wisma kodok (toad-hall’ers).
makanannya mungkin tidak enak2 banget
tapi buat lidah ku, sih, makanan ini sudah ‘tak asing’ lagi…puas rasanya semua teman bisa datang berbagi dan tertawa, bercakap2 kesana kemari, walau badan ini remuk redam rasanya (susah tidur-ku masih merajalela, jadi kelelahannya puol tadi pagi) tapi hatiku sangaaat bahagia..ada rasa yg tidak bisa kuungkapkan alasannya..
***walau mungkin ada yg kurang berkenan…kuharap mereka bisa memakluminya, karena aku mulai bersahabat dengan rasa takutku…takut akan pembicaraan orang, takut akan mengecewakan orang… aku mulai belajar sedikit untuk egois pada hal2 tertentu. persahabatan ini membuatku tidak takut akan ketakutan itu, tapi membuatku mengakrabi ketakutan itu hingga ku tau cara untuk mengikisnya. aku juga tidak mau menyalahkan diriku berlebihan pada hal apapun… aku merasa sedikit lebih ringan
lebaran kali ini terasa lain. lain dari yang lain. walau kata2 ini kan kuucapkan pada lebaran2 berikutnya, namun hingga saat ini, ini adalah hari suci yang lain yang sangat kunikmati dan sungguh ku syukuri…dibalik semua hal selalu ada hal yang lebih besar rupanya…tampaknya…
Terima kasih yang sudah membaca emailku.. Oh ya teman, mohon maaf lahir batin..kepada semua yg mungkin pernah kusakiti.
aku mau tidur dalam bahagia….
031105