Terdengar kabar…

December 19, 2006

Dsc00122 entah kapan aku akan bisa bersikap tenang

karena hingga saat ini, setiap kabar terdengar darinya

jantungku seakan mau keluar dari tempatnya

lututku seakan semakin melemas

dan hatiku menjadi terluka dengan sendirinya….

bahkan, sumpah serapah yang biasa bisa kukeluarkan dengan mudah; makian kotor yang bisa terlontar akibat canda yang terlalu, dan marah yang sedianya muncul mengiringi kesalku; tiba2 hening dengan sendirinya…aku kembali merasakannya. sakit itu datang mendera tanpa kuundang, tanpa kuharapkan.

kenapa tak bisa kulupakan saja semua yang berlalu itu?

kenapa tak kukuatkan saja hatiku untuk aku?

kenapa tak kutegaskan saja jiwaku yang terguncang?

kenapa tak kupuaskan saja rasaku yang tersia-sia?

kenapa tak kututup saja kupingku dari kabarnya?

kenapa tak henti juga aku mengharapkan ia berubah?

sial kau, gita!

Mencoba Bersyukur

December 7, 2006

Db15scd

Malaysia, July 2006

Beberapa bulan belakangan ini, sosok2 dari masa lalu-ku kembali lalu lalang di sekelilingku…

entah,mungkin sudah memang saatnya kami kembali dipertemukan walau masih dalam jarak..Tetapi bisa berkomunikasi lagi dengan mereka membuatku sudah sangat senang dan bahagia…

seribu satu kenangan masa silam, dari yang manis- pahit- menyenangkan dan menyakitkan satu per satu kembali tergambar jelas di kepalaku…

dengan tidak bermaksud apapun,godaan2 kecil-pun bermunculan seiring dengan aktivitas baruku ini..

jujur, pada awalnya kubiarkan pikiranku,ucapku,sikap dan tindak tanduk-ku mengalir kemana arah kami bernostalgia. dua, tiga, empat, lima dan seterusnya. betapa asyik mendapatkan ‘up-date’ kehidupan orang2 yang pernah mengisi hari-harimu saat itu.betapa senang saat kau diberi kesempatan untuk mendengar cerita2 baru mereka, dan betapa tersanjung saat batasan gengsi terlanggar demi ungkapan rasa dari sirat masa lalu yang akhirnya tersuratkan.Dan, alangkah terkejutnya jika ternyata dari pernyataan (yang mungkin) jujur dan sederhana, terungkap bahwa rasa-rasa itu masih ada, walau tidak tumbuh dan berkembang, tapi ternyata masih hidup dan menanti siraman kapanpun saatnya.

aaahh…

satu, dua, tiga, empat, lima dan seterusnya…

menjalin kembali benang yang sempat merenggang memang membuahkan banyak hal baru. Paling tidak kurasakan manfaat itu…walau sudah usang, pernyataan kali ini bisa membuatku sedikit melambung.walau sebegitu menggodanya,sangat menggoda, ada satu hal utama yang paling melegakan.Syukur.itu kata yang paling tepat menggambarkan perasaanku saat ini.

Bersyukur karena secara kasat mata, kehidupanku kali ini adalah jauh, jauh sangat baik dari sesuatu yang kurencanakan dahulu,,,

Bersyukur karena apapun yang kuputuskan dulu telah menghantarkanku ke titik kehidupan saat ini yang sangat patut ku syukuri…

Bersyukur karena apa yang kudapatkan saat ini, sudah lebih dari cukup dan pantas kudapatkan…

Bersyukur, walau aku tidak tau apa jadinya kami kelak, bahwa belahanku kali ini kumengerti dan mengerti akan aku, tabiatku, sifat jelek-ku, kemauanku, kondisi fisik-ku dan hal perihal kecil tak penting tentangku…Inilah helaan nafas terbesar (tanda lega) setelah episode pengulangan cerita masa lampauku dengan orang-orang itu.

Bersyukur, karena apapun yang terjadi kelak, aku sudah memiliki pengetahuan yang mungkin bisa kupergunakan yang bisa menolongku dari perasaan biru,

dan Bersyukur karena aku masih diberikan kesempatan untuk mengenang masa lalu-ku, menikmati kenangan itu, memuaskan segala keingintahuanku, dan memiliki masa kini yang sedemikian membuatku merasa bahwa aku sangatlah beruntung. sangat beruntung.paling tidak menurutku… aku memang mudah dipuaskan (Setiati, 1998)(",)

g*g

jam 5.33 am,entah karena kopi atau aku kerap memikirkan hal diatas, aku tidak bisa tidur malam ini… ucapanku memang meracau, tapi percayalah teman, aku sedang bahagia, amat nyaman dan bahagia tepatnya, entah karena apa (";) terima kasih kau menyempatkan dirimu untuk berkunjung dan membaca…aku bersyukur atasnya…

06*12*06 (part 2)

December 6, 2006

Angka cantik…

seharian ini aku berpetualang dari satu lunch ke dinner yang lain…

selama bersama kawan2ku yang kucinta

diselanya sering, ah selalu tepatnya, tiba2 aku melamun dan ngelangut, entah kenapa??

ada satu hal yang sayangnya aku sendiri tidak tau apa yang sangat mengganggu pikiranku…

aku sadar itu sekarang, setelah semuanya usai…

apa gerangan yang ada dipikiranku?

apakah (kembali) kuharapkan sesuatu yang diluar kenyataannya?

apakah (kembali) aku kecewa dengan kenyataan yang ada didepan mata?

dan apakah (kembali) harus kutelan pil pahit kekecewaanku?

tapi…

diluar semua itu aku bahagia.lahir walau tidak bathin.

terima kasih hari ini, terima kasih detik ini,

saatku kembali ke kehidupan asalku… (",)

…………….What a day…………….

Gita_centre

06*12*06

06*12*06

December 5, 2006

Nomor cantik.

Pagi ini (terpaksa) bangun pagi karena krang kring telepon dan sms2 itu…hmmm.terima kasih semua…

aaah cerah nian! cuaca cenderung dingin.hmm,dingin di pagi musim summer…

kicau burung dan lalu lalang mobil mengejar pagi di samping asramaku menambah rasa itu,

rasa bahagia dikesendirianku….

milad selalu membuatku senang, bahagia, exciting, dan terharu biru.paling tidak hingga beberapa tahun lalu…

sekian tahun belakangan, aku menjadi terbiasa menikmatinya sendiri, dan semakin sendirian…

ahh, itu sungguh menyiksaku,hmm,membuatku gundah tepatnya…

aku memang putri yang membiarkan diriku bermain dialam mimpi…kejutan dan kemeriahan di hari itu selalu berhasil memompa semangatku setahun kedepannya, dan melupakan dukaku setahun yang lewat…

duh,aku semakin menua.kepala dua itu sudah hampir kutinggalkan.tinggal didepan mata.sekerjapannya membuat kepalaku menjadi tiga.hahaha.kau memang sudah tua! padahal belum satupun kebahagiaan kau tambatkan dihati mereka, gita!

dan hubunganku dengan-NYA… mau kau arahkan kemana, gita? bukankan sudah sangat (terlambat) saatnya kau lebih menentukan arah?

ouch!,matahari yang mulai meninggi menyilaukan mataku sejenak, mengingatkanku pada resolusiku. apa yang kuinginkan setahun kedepan? apa masih pantas aku menginginkan sesuatu setelah harapan yang sama tiap tahun kudesahkan dengan lirih dan penuh pinta, namun tak kunjung jua datang?mungkin tak usah kuharap saja tahun ini,hingga siapa tau ia menjadi nyata adanya? hahaha!

ya,aku setuju.hentikan semua omong kosong harapan mimpimu dulu, putri tidur!tanggung jawabmu untuk menjadi orang yang terpercaya digantungkan pada usahamu setahun kedepan ini. titik penting hidupmu bergelayut pada keseriusanmu setahun kedepan dan mimpi2mu-pun sebenarnya mengharapkan kau untuk bangun dan mewujudkannya dalam dunia nyata…


Matahari makin menunjukkan wujud sempurnanya. bertolak pinggang dengan keangkuhan dan kesahajaan di sudut mataku.

selamat pagi gita..

hari ini cerah sekali..

mulailah satu tahun kedepan dengan janji yang harus kau penuhi..

dan walau sementara..berhentilah bermimpi!

06*12*06Images