2008
December 31, 2007
Tepat Jam 12 malam tadi kembang api yang cukup meriah mengakhiri tahun 2007 dan menandi malam pergantian tahun… mungkin kembang api tahun baru terakhir yang kulihat di austraia hingga kelak entah kapan akan kusaksikan kembali loncatan api warna warni yang memukau ribuan mata yang memandangnya di langit yang amat sangat bersih dan biru itu…![]()
tak ada resolusi tahun baru yang spesial yang terpikir malam tadi, justru baru saat ini aku tiba2 bergumam untuk mencoba konsentrasi pada thesisnya yang (harus) hampir rampung.semoga. akan kuupayakan pula untuk perlahan menggerus sensitivitasku terhadap berbagai hal, sehingga pikiran rasionalku bisa sedikit mewarnai kehidpanku yang penuh renungan ini..Dan harapan untuk berkeluarga, ah ya, harapan standar tiap tahun yang kugumamkan sambil tertawa pedih, bertambah pedih tahun ini; karena tetanggaku yang notabene baru kemarin sore bertemu pujaan hatinya, saat liburan ini malah ndilalah sudah menikah hampir sebulan lalu..tak pakai hitungan tahun, jreg menikah. aargh irinya rasa hatiku. tapi ini iri yang positif kan? semakin kerap kulafalkan harapanku ini pada Yang Kuasa.. ya..semoga saja…satu lagi keinginanku, hidup sehat. itu saja
walau berat rasanya meninggalkan teh manis kesukaanku dan tempat tidur tercintaku bersama 8 bantal diatasnya.. ya aku sudah harus merawat diriku yang tidak lagi muda ini dengan lebih hati2!
diujung sebelah sana, keakraban seluruh saudara dan kerabat yang berkumpul bersama pujaan hatiku membuat pilu mendera..bagaimana tidak, ditengah kesendirianu dan (harusnya) selesainya chapter2 ku, aku merasa pantas untuk sehari berada diantara mereka, orang2 yang kucintai dan mencintaiku…ah, kukubur sejenak harapan itu; demi selesainya tugasku disini yang belum juga rampung. "kamu tidak pernah melalaikan tanggung jawab di pundakmu kan, gita! tidak juga untuk saat ini, mengerti!?"
cerahnya hari ini seakan menjadi pertanda akan kecerahan har-hari di tahun yang baru ini. akan kutegapkan langkah untuk menyongsong mimpiku, tidak, tepatnya mengikuti jalan hidupku.. semoga Allah memberikan apapun yang terbaik dan kemudahan dalam ku menjalani kehidupan..semoga aku menjadi orang yang lebih baik.
GG
‘masih termenung kegerahan
persahabatan posesif
December 27, 2007

seorang sahabat yang baru pulang ke tanah air pernah di sebut sebagai orang yang posesif didalam pertemanan ataupun percintaan. adalah temanku yang lain yang berkata demikian padaku. kulikui dan kutelusuri persahabatan kami, dan mungkin julukan itu benar adanya. pada beberapa saat memang dia mau aku utuh. mau aku selalu ada saat dia sedang butuh. dan begitu besarnya kemarahan dia jikalau ada janji, sekecil apapun, yang kulupakan. tapi diantara semua itu, hanya dua kali kesal yang aku pernah ingat aku keluarkan. tapi selebihnya aku anggap wajar. dia teman yang sangat bisa diandalkan dalam susah atau senang. tak mudah memang membuat dia bisa bergabung dengan teman2ku yang lain, atau mau ‘dibagi’ porsi pertemanannya, tapi dia benar2 perhatian padaku. simply possessive but nice. well, I couldn’t complain much bout it.
seorang sahabatku yang lain sangat teramat sensitif. dia laki2,teman sejak smp, tapi tingkat reaksinya terhadap banyak hal bisa dibilang overposesif. dia amatlah tersinggung jika aku memilih untuk ‘nebeng’ mobil honda temanku ketimbang vw tua-nya. dia akan sangat satir dan sinis saat aku tidak bisa memenuhi undangannya untuk datang ke rumahnya atau lelah-ku membuatku tidak bisa bertemu dengannya saat liburan ke indonesia. dia akan memandang2 dengan mata yang lebih extra hati2 dan lirikan mata tajam saat aku membawa teman pria untuk kukenalkan padanya. bukan berarti dia suka padaku, dia sudah menikah dan punya satu anak hasil pernikahannya dengan sahabat sebelah rumah-ku.tapi lucu memang tingkat posesifitasnya padaku melebihi istrinya yang notabene sudah bersahabat denganku sejak kami bayi…
lalu kemudian kutarik benang lurus ke arahku. apakah aku juga tipe sahabat yang ‘posesif?’…mungkin iya. aku memenuhi sebagian besar syarat dari teman yang posesif; tapi hanya kepada sahabat2 terbaikku.pada konteks sahabat dekat itulah aku merasa sedih jika seorang teman berlaku tidak adil antara perlakuannya padaku dengan teman lainnya. aku merasa sedih saat temanku tidak memberitahukan akan rencana kepindahannya, aku merasa sakit saat temanku, entah dengan alasan apapun, berdusta padaku.dan banyak lagi. tapi, aku tidak sadar benar darimana sifat ini berasal. dan aku tak paham apa ini wajar atau tidak.
tapi apakah salah jika seorang sahabat menjadi posesif? melihat ‘geng’ sepupuku yang terdiri dari 8 pria dewasa. sejak mereka anak2 hingga sekarang, walau jauh atau dekat, mereka selalu bisa kembali ‘klik’.tanpa tuntutan apa2. tanpa rasa kepemilikan terhadap sahabat lain. kuncinya adalah saling tidak mencampuri urusan satu dan lainnya, dan membantu/bertemu/kongkow2 bila dan hanya jika dibutuhkan atau satu sama lain setuju. tapi, persahabatan apa pula jika tidak ada ‘afeksi’ macam itu?
lalu kucoba untuk berandai2 dan membuat suatu teori. jika suatu pertemanan yang bersifat persahabatan hanya linier, on-off, tanpa ada emosional involved, tanpa ada what so called ‘possessive’, lantas apa beda dengan pertemanan biasa? aku yakin tak ada ahli jiwa ataupun psikologi yang mampu memberikan racikan bentuk persahabatan yang ideal hingga saat ini, karena itu semua tergantung, case by case, dan sifatnya tak pasti.Tak salah jika ada yang berkata bahwa persahabatan adalah investasi emosi, investasi kenyamanan jangka panjang, ketentraman hati, dan memang melibatkan perasaan, oleh sebab itu, salahkah jika aku dan atau dua contoh temanku diatas kusebut2 sebagai bentuk persahabatan yang (juga) wajar?
well, mungkin kadar ke posesif-anku saja yang aku sadar harus aku kurangi, otherwise it will destruct me and the people that I love i.e. sahabat2ku.. ha ha ha.. mungkin aku harus belajar untuk lebih santai, lebih tidak memikirkan dengan sangat akan sesuatu hal, lebih rileks, dan less possessive terhadap sahabat2ku…
GG
*kepada sahabat2ku yg mungkin tersakiti akan keposesif-anku. maafkan aku. I jsut love u guys so much as if u r my family…I am so sorry, i didnt mean to hurt orupset u…
*kepada yang baru pergi meninggalkanku, semoga persahabatan kita selalu abadi.miss u already!
*kepada yang kelak menjadi sahabatku, jangan takut, aku tidak menggigit
‘di hari bahagiamu tanpaku - 121207
December 11, 2007
Benjamin
December 9, 2007
last night I was dreaming about u…
u were there, sitting without telling anything…
u look healthy and fat..
I could still smell your fragrance…
touching u, cuddling u…
Gosh I missed u so much benj!
I was happy even it’s only in my dream,
Now I am terribly sad and cry, because it was only a dream…
thank you for stopping by, even only in my dream..
take care ‘there’ sweet heart..
no one replace u in my heart
with love and care…
GG

Kontemplasi ‘30-an
December 5, 2007
"Ditempatku berpijak saat ini,
semua seperti berlalu begitu dan teramat cepatnya…
seakan tak kunjung iba melihatku terseok bertahan,
ataupun simpati untuk membantuku meraih yang ku-tuju
keceriaan, kesedihan, kegembiraan dan nestapa*
sudah hampir seper-sekian penuh ku lewati jalannya,
bijaksana, dewasa, matang dan menjadi utuh**
entah kapan itu akan jadi kurengkuh?
Kembali menegak di tempatku berpijak saat ini…
Ah! aku, tidak muda lagi
GG
061207 Upahaningulanguanguhantanungutaginanguyasanang!
