1st Salary on my 30th of age
April 30, 2008
ha ha ha,
sesuai dengan titlenya, akhirnya baru pertama kali aku terima gaji. gaji yang benar2 gaji..gaji yang bukan honor,,,
telat banget ya? tapi seperti kata pepatah, lebih baik telat daripada tidak samasekali…
mengutip kata Geby, sahabatku:
"kau orang pintar yang cenderung dungu dan bodoh dalam mencari uang!tampangmu itu tampang dibo;ongin, dikadalin dan di gratisin!
hahahahha
benar, entah mengapa aku ngalamin ituuu terus. digretongin orang, dipekerjakan tapi ga dibayar, etc, dll..
padahal….
ah sudahlah, kupikir rejeki memang sudah ada yang mengatur..
yang penting, akhirnya aku punya sesuatu yang disebut ‘gaji’: mana sebelum nerima sudah dipotong untuk asuransi pula! hahaha; aku jadi bisa kayak orang2, tanggal muda ke mall, tanggal tua hemat2.. nungguin tanggal gajian, dan…bayar pajak? he he he
mudah2an aja gak ‘gegar gaji’ jadi bisa saving untuk nikah dan orang tua! amien, hehee
GG
masih berusaha berhemat dengan gaji pertamanya walaupun ada segunung pengeluaran!
P.S. I Love You!
April 22, 2008
Setelah promosi dari adikku cukup gencarnya beberapa minggu terakhir, akhirnya aku nonton film ini juga semalam…
hwell, mungkin karena bajakan ya jadi kualitas sound-nya kurang OK. tapi secara keseluruhan,film dengan latar belakang kehidupan di Amerika yang sebagian lokasinya mengambil tempat di Ireland ini memang sangat sederhana, topik yang usang, tapi sungguh mengena karena menampilkan sesuatu yang sungguh simple dan mudah dicerna tapi ada kejutan variasi ide cerita dibanding film2 drama-romantis sejenis.
Holly yang baru saja ditinggalkan suaminya Gery karena Tumor/ Kanker otak berusaha menerima kematian suaminya dengan wajar walau ternyata ada bagian hidupnya yang mati suri seiring perginya suami tercintanya. seolah tau akan meninggalkan istrinya yang akan kehilangan semangat hidup, Gerry memberikan surprise sejak hari ulang tahun Holly ke 30 (aih, 30 is the best memang!) dengan mengirimkan rekaman pita kaset berisi instruksi untuk bersenang2 dan janji bahwa semenjak besok akan ada surat tiap harinya untuk Holly. Surat itu berisi instruksi akan apa yang harus Holly lakukan untuk mengisi kembali hidupnya yang sudah tiada…
Holly-pun akhirnya ketagihan untuk menanti surat demi surat yang dikirimkan entah oleh siapa…dari mulai pesan untuk berpesta, tiket dan perjalanan gratis ke ireland, negara asal Gerry, hingga inisiasi untuk Holly menyalurkan bakat usahanya etc…
singkat cerita, disetiap surat tersebut diselipkan kata penutup:
p.s. I love you….
astaga naga gebooot… biar kata ini film ada banyak bolong dan ‘paksain’ scene di dalam film ini, aih, tak ayal air mata ini terkuras, dan langsung kangen berat sama pacarku yang walau, ah hwell, sulit rasanya mencapai tingkat keromantisan selevel Gerry itu (ya eyaa laaah, namanya juga film doang!)…
gila ya bo!
andai ada lelaki yang sebegitu mencintai istrinya sampai niat sebelum meninggal menulis surat dan instruksi2 penyemangat, bahwa betapa ya sulit diungkapkan dengan kata2 ‘nyata’nya lelaki itu menyayangi istrinya dengan amat sangat, duh, andai semua lelaki seperti itu, alangkah indahnya dunia ya!
kenapa cuma lelaki?
karena secara rerata, wanita itu tau diri, walau gak cinta, kalau suami/pasangannya setiya berats, biasanya mereka akan berupaya mereply balik, bahkan sampai akhirnya wanita-nya yang cinta berats…
tapi lekong?
aeh, masih syukur gak kepikiran poligami…soal ngebalas budi atau ngebalas cinta, eitss, ntar dulu, kalau gue ga suka ya jangan paksa dong! bleh! dasar lelaki!
balik ke film,
ada satu pesan yang muncul saat saya menonton film ini, yaitu, saling menghargai dan mencoba melihat dari berbagai sisi terhadap pasangan kita. belum tentu kalau kemauan kita (e.g. pingin punya anak, pingin punya rumah, pingin suami setiya, pingin suami menunjukkan cinta etc..) ternyata kurang sejalan, jangan segera ketok palu tanda benci dan memvonis bahwa suami/pasangan sudah tidak cinta lagi. penyakit perempuan adalah berfikir terlalu maju, saking majunya, sampe sudah sulit emmbedakan mana khayalan ketakutan dengan kenyataan yang sesungguhnya; walhasil? ya pasangan hanya jadi bulan2an kemarahan, pasangan jadi ‘gerah’ dan akhirnya bubar jalan…
yah semoga saja,
ada banyak lagi pria seperti Gerry di muka bumi ini….
mana romantis, ganteng, badannya gede pula!
what a complete-package!!
GG
setres ga ngerti ngerjain apa malah nulis blog deh!
Dan aku rindu….
April 14, 2008

setelah kemarin dulu teman2 amigosh tercintaku; ari, widya dan yanche menelepon panjang kali lebar kali tinggi, kini giliran Wawan dan mas aftah dari canberra meneleponku hari ini, sempat juga berbincang dengan heri ‘kiwil’ dan mbak nurul.. chatting dengan mas agung dan ari.. sungguh, hari ini aku merasa komplit
rinduku pada kota itu, teman2ku sedang menggunung…sungguh tingginya hingga rasanya ingin terbang saja…
ingin rasanya bercanda tawa lagi, walau dahulu tak kusesali kebersamaanku karena aku sungguh puas bisa bercengkrama dengan mereka hingga detik akhir aku meninggalkan canberra…
seperti ada air yang disiramkan ke jiwaku yang sedang gersang saat teman2ku masih dengan baiknya mengingatku, menyambangiku walau dengan suara dan tulisan…atau sms bang omar, heri, mas agung, mb nurul, wawaw, wulan,mb eka atau muti.. atau semua yang lain yang tidak bisa kusebut satu persatu karena banyaknya…
aku sungguh berterima kasih..
dan aku (semakin) rindu pada kalian semua…
dan aku semakin ingin pulang
(pulang? rumahmu yang mana? toad hall?: Aftah, 2008)
GG