P.S. I Love You!

April 22, 2008

Setelah promosi dari adikku cukup gencarnya beberapa minggu terakhir, akhirnya aku nonton film ini juga semalam…

hwell, mungkin karena bajakan ya jadi kualitas sound-nya kurang OK. tapi secara keseluruhan,film dengan latar belakang kehidupan di Amerika yang sebagian lokasinya mengambil tempat di Ireland ini memang sangat sederhana, topik yang usang, tapi sungguh mengena karena menampilkan sesuatu yang sungguh simple dan mudah dicerna tapi ada kejutan variasi ide cerita dibanding film2 drama-romantis sejenis.

Holly yang baru saja ditinggalkan suaminya Gery karena Tumor/ Kanker otak berusaha menerima kematian suaminya dengan wajar walau ternyata ada bagian hidupnya yang mati suri seiring perginya suami tercintanya. seolah tau akan meninggalkan istrinya yang akan kehilangan semangat hidup, Gerry memberikan surprise sejak hari ulang tahun Holly ke 30 (aih, 30 is the best memang!) dengan mengirimkan rekaman pita kaset berisi instruksi untuk bersenang2 dan janji bahwa semenjak besok akan ada surat tiap harinya untuk Holly. Surat itu berisi instruksi akan apa yang harus Holly lakukan untuk mengisi kembali hidupnya yang sudah tiada…

Holly-pun akhirnya ketagihan untuk menanti surat demi surat yang dikirimkan entah oleh siapa…dari mulai pesan untuk berpesta, tiket dan perjalanan gratis ke ireland, negara asal Gerry, hingga inisiasi untuk Holly menyalurkan bakat usahanya etc…

singkat cerita, disetiap surat tersebut diselipkan kata penutup:

p.s. I love you….

astaga naga gebooot… biar kata ini film ada banyak bolong dan ‘paksain’ scene di dalam film ini, aih, tak ayal air mata ini terkuras, dan langsung kangen berat sama pacarku yang walau, ah hwell, sulit rasanya mencapai tingkat keromantisan selevel Gerry itu (ya eyaa laaah, namanya juga film doang!)…

gila ya bo!

andai ada lelaki yang sebegitu mencintai istrinya sampai niat sebelum meninggal menulis surat dan instruksi2 penyemangat, bahwa betapa ya sulit diungkapkan dengan kata2 ‘nyata’nya lelaki itu menyayangi istrinya dengan amat sangat, duh, andai semua lelaki seperti itu, alangkah indahnya dunia ya!

kenapa cuma lelaki?

karena secara rerata, wanita itu tau diri, walau gak cinta, kalau suami/pasangannya setiya berats, biasanya mereka akan berupaya mereply balik, bahkan sampai akhirnya wanita-nya yang cinta berats…

tapi lekong?

aeh, masih syukur gak kepikiran poligami…soal ngebalas budi atau ngebalas cinta, eitss, ntar dulu, kalau gue ga suka ya jangan paksa dong! bleh! dasar lelaki!

balik ke film,

ada satu pesan yang muncul saat saya menonton film ini, yaitu, saling menghargai dan mencoba melihat dari berbagai sisi terhadap pasangan kita. belum tentu kalau kemauan kita (e.g. pingin punya anak, pingin punya rumah, pingin suami setiya, pingin suami menunjukkan cinta etc..) ternyata kurang sejalan, jangan segera ketok palu tanda benci dan memvonis bahwa suami/pasangan sudah tidak cinta lagi. penyakit perempuan adalah berfikir terlalu maju, saking majunya, sampe sudah sulit emmbedakan mana khayalan ketakutan dengan kenyataan yang sesungguhnya; walhasil? ya pasangan hanya jadi bulan2an kemarahan, pasangan jadi ‘gerah’ dan akhirnya bubar jalan…

yah semoga saja,

ada banyak lagi pria seperti Gerry di muka bumi ini….

mana romantis, ganteng, badannya gede pula!

what a complete-package!!

GG

setres ga ngerti ngerjain apa malah nulis blog deh!

5 Responses to “P.S. I Love You!”

  1.   Ari said:

    bwahahahaha,
    tipe lu bgt ya mba?

    mbak’e, g udin nonton tu pelem mayan lama. pas summer holiday kmaren. bagus kan…? ga nyesel kan…? gosipnya seh, para lelakipun meneteskan airmata pas menontonnya

  2.   Uti said:

    Git.. ada tuh laki kayak gitu.. tapi dah aku embat… hehehe… waah makin terbang dosen loe itu…

  3.   Gita said:

    iyah benar ri… gue gak nangis tapi langsung ‘mupeng’ ama pacar, hihihihi… walau pacar gue ga romantis samasekali, sekali telepon, ngomong, luntur deh mupeng-nye, hehehe

    Mbak Uti, mana tahaaan, asik ya memang dapat pasangan meni romantis kieu!hehehe
    pa kabar mbak?

  4.   okto said:

    Dan aku pun (juga) menangis sendirian di dalam bioskop. Mimpiiii indah ketemu cowoq seromantis itu.

    Begitu sampe rumah, nyadar deh kalau bojoku walau gak seroman itu, tapi… baik hati banget deh!!!

    Jadi… cukup deh udah dapet ya baik hati. Sementara… berkhayal mah teteeeeuuuuupppp (ketemu si Gerry). Ha6.

  5.   Gita said:

    ha ha ha ha
    mbak okto!! ternyata kita wanita menye2 yang haus romantisme…
    sarua
    abis mas-ku juga baek (gak sakit) jadi ya sutrelah non-romatnik diterima aja..
    kalau mimpi2 doang ttg lelaki se romantis gerry kan nggak selingkuh namanya ya mbak??
    apa kabar mbak onto??? duh kapan2 pengen main deeeeeh.. salam kangen untuk ummi sayang

    GG

Leave a Reply